Jangan Asal Massage! Kenali Area Tubuh yang Tidak Boleh Sembarangan

Jangan Asal Massage: Kenali Area Tubuh yang Tidak Boleh Dipijat Sembarangan

Massage atau pijat sering menjadi pilihan ketika tubuh terasa pegal, kaku, atau lelah setelah bekerja maupun berolahraga. Pada kondisi tertentu, massage dapat membantu tubuh lebih rileks dan meredakan keluhan muskuloskeletal. Namun, tidak semua bagian tubuh aman menerima pijatan sembarangan, terutama ketika seseorang mengalami nyeri.

Hal penting yang perlu Anda pahami adalah nyeri tidak selalu menandakan otot sedang “masuk angin” atau membutuhkan tekanan lebih kuat. Nyeri dapat berasal dari otot, sendi, tendon, saraf, pembuluh darah, atau cedera tertentu. Karena itu, jangan langsung memberikan tekanan kuat ketika seseorang mengeluhkan nyeri yang tidak biasa. Konsultasikan kondisi tersebut dengan physiotherapist (physio) agar Anda dapat memahami kemungkinan penyebabnya.

1. Leher: Hindari Pijatan Keras Sembarangan

Sternocleidomastoid Muscle; Origin, Nerve Supply, Function | Rx Harun | Медицина, Лицо, Анатомия

Leher sering mengalami ketegangan akibat posisi duduk terlalu lama, penggunaan laptop, atau aktivitas sehari-hari. Pijatan ringan pada otot tertentu dapat membantu meredakan ketegangan dan memberikan rasa nyaman.

Namun, Anda perlu berhati-hati ketika memijat leher. Hindari tekanan agresif, terutama jika seseorang mengalami pusing, kesemutan, mati rasa, sakit kepala yang tidak biasa, gangguan keseimbangan, atau kelemahan pada tangan.

Sebuah systematic review tahun 2023 mengenai percussive therapy membahas pentingnya kehati-hatian saat menggunakan massage gun pada area sensitif, termasuk leher, kepala, dan bagian tubuh yang memiliki saraf serta pembuluh darah superfisial.

Jika nyeri leher terus berlanjut atau muncul bersama gejala saraf, konsultasikan kondisi tersebut dengan physio sebelum mencoba massage.

2. Tulang Belakang: Jangan Menekan Tulang Secara Langsung

Vertebral anatomy | Anesthesia Key

Punggung sering menjadi sasaran massage ketika seseorang merasa pegal setelah bekerja atau berolahraga. Meski demikian, Anda sebaiknya menghindari tekanan keras langsung pada tulang belakang.

Perhatikan juga penyebab nyeri punggung. Jika keluhan muncul setelah jatuh, kecelakaan, atau mengangkat beban berat, jangan langsung mencoba massage. Nyeri yang menjalar ke tangan atau kaki, kesemutan, mati rasa, dan kelemahan juga dapat mengindikasikan keterlibatan saraf.

Dalam situasi tersebut, physio dapat memeriksa gerakan, kekuatan otot, dan fungsi saraf untuk membantu menentukan sumber masalah. Hasil pemeriksaan akan membantu menentukan apakah seseorang membutuhkan terapi manual, latihan rehabilitasi, atau pemeriksaan medis lebih lanjut.

3. Cedera Akut: Jangan Langsung Memijat Area yang Sakit

Natiahnutý sval: Príznaky, liečba a doba hojenia

Memar, bengkak, dan nyeri setelah jatuh atau mengalami benturan membutuhkan perhatian khusus. Pijatan kuat pada jaringan yang baru mengalami cedera dapat menambah iritasi dan memperburuk perdarahan atau pembengkakan.

Literatur tahun 2023 mengenai massage gun juga menyoroti risiko penggunaan alat tersebut pada luka terbuka, memar, perdarahan, infeksi kulit, ruam, dan kondisi tulang tertentu.

Karena itu, jangan buru-buru memijat bagian tubuh yang terasa sakit setelah olahraga atau benturan. Periksa kondisinya terlebih dahulu, terutama jika nyeri terasa berat, pembengkakan bertambah, atau Anda kesulitan menggerakkan bagian tubuh tersebut.

4. Betis: Waspadai Nyeri dan Pembengkakan Mendadak

Calf Muscles — Thornleigh Performance Physiotherapy

Betis sering menjadi sasaran massage setelah olahraga, berjalan jauh, atau berdiri dalam waktu lama. Namun, Anda perlu mengenali tanda bahaya sebelum memberikan pijatan.

Jangan memijat betis yang tiba-tiba terasa nyeri, membengkak, memerah, atau lebih hangat daripada sisi lainnya. Gejala tersebut dapat mengindikasikan deep vein thrombosis (DVT), yaitu pembentukan bekuan darah di vena dalam.

DVT membutuhkan evaluasi medis karena manipulasi pada area yang mengalami dugaan bekuan darah dapat menimbulkan risiko serius. Literatur mengenai massage gun juga menyoroti DVT dan gangguan pembekuan darah sebagai kondisi yang memerlukan perhatian khusus.

Jika betis mengalami nyeri dan pembengkakan mendadak tanpa penyebab yang jelas, segera cari pertolongan medis dan hindari massage sampai tenaga medis menilai kondisinya. Jika gejala tersebut disertai sesak napas atau nyeri dada, segera cari pertolongan darurat.

5. Area yang Mengalami Kesemutan atau Mati Rasa

Cervical Radiculopathy (Pinched Nerve in Neck): Symptoms & Treatment

Kesemutan dan mati rasa tidak selalu menunjukkan masalah otot. Kedua gejala tersebut dapat menandakan gangguan pada saraf atau struktur lain yang memengaruhi fungsi saraf.

Jangan mencoba mengatasi keluhan tersebut dengan memberikan tekanan kuat. Ketika sensasi tubuh menurun, seseorang mungkin tidak dapat mengenali tekanan berlebihan atau rasa sakit secara normal. Kondisi ini meningkatkan risiko cedera selama massage.

Jika nyeri muncul bersama kesemutan, mati rasa, sensasi terbakar, atau kelemahan otot, konsultasikan kondisi tersebut dengan physio. Pemeriksaan lebih lanjut dapat membantu mengidentifikasi kemungkinan penyebab dan menentukan penanganan yang sesuai.

Jika mati rasa atau kelemahan muncul mendadak, terutama pada satu sisi tubuh, segera cari pertolongan medis darurat.

6. Area dengan Luka atau Infeksi Kulit

BD ChloraPrep™ | 7-Day Antimicrobial Persistence for Surgical Skin Prep | BD

Hindari massage langsung pada kulit yang mengalami luka terbuka, infeksi, ruam aktif, luka bakar, atau memar berat. Gesekan dan tekanan dapat memperparah iritasi serta mengganggu proses pemulihan jaringan.

Systematic review mengenai massage gun tahun 2023 juga menyoroti kondisi kulit dan jaringan tertentu sebagai faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum menggunakan alat tersebut.

Sebelum melakukan massage, periksa kondisi kulit dan pastikan teknik yang Anda pilih tidak memperburuk masalah. Jika area tersebut menunjukkan tanda infeksi, seperti kemerahan yang meluas, rasa panas, pembengkakan, atau keluarnya cairan, mintalah penilaian tenaga medis.

Jangan Menunggu Nyeri Semakin Parah

Prinsip sederhananya: “Kalau hanya pegal, massage mungkin membantu. Namun, jika muncul nyeri yang tidak biasa, jangan asal dipijat.”

Physio dapat melakukan assessment untuk mengidentifikasi sumber keluhan dan menentukan pendekatan yang tepat. Bergantung pada hasil pemeriksaan, physio mungkin menyarankan massage, latihan rehabilitasi, terapi manual, edukasi, modifikasi aktivitas, atau pemeriksaan medis lebih lanjut.

Jangan mengabaikan nyeri yang menetap, semakin berat, menjalar, atau muncul bersama kesemutan, mati rasa, kelemahan, maupun pembengkakan. Keluhan tersebut memerlukan evaluasi yang sesuai, bukan sekadar tekanan lebih kuat.

Massage yang tepat bukan tentang seberapa kuat seseorang menekan tubuh Anda, melainkan tentang apakah teknik tersebut sesuai dengan kondisi dan kebutuhan tubuh Anda.

Referensi jurnal

  • Ferreira RM, et al. The Effects of Massage Guns on Performance and Recovery: A Systematic Review. Journal of Functional Morphology and Kinesiology. 2023;8(3):138.
  • Sams L, et al. The Effect of Percussive Therapy on Musculoskeletal Performance and Experiences of Pain: A Systematic Literature Review. International Journal of Sports Physical Therapy. 2023;18(2):309–327.
  • Mak S, et al. Use of Massage Therapy for Pain, 2018–2023: A Systematic Review. JAMA Network Open. 2024;7(7):e2422259.
  • Nemati D, et al. Massage Therapy as a Self-Management Strategy for Musculoskeletal Pain and Chronic Conditions: A Systematic Review of Feasibility and Scope. Journal of Integrative and Complementary Medicine. 2024;30(4):319–335.
Share your love
Ftr. Surahman Sukron Rosyadi, S.Ftr., M.Kes (K3)
Ftr. Surahman Sukron Rosyadi, S.Ftr., M.Kes (K3)
Articles: 1

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *